Bandar Lampung – Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung kembali menegaskan komitmennya sebagai kampus berwawasan lingkungan (Green Campus) yang berorientasi pada keberlanjutan (sustainability). Komitmen tersebut diwujudkan melalui kolaborasi strategis bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung dalam upaya penguatan kurikulum berbasis data serta integrasi sistem informasi digital.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala BPS Provinsi Lampung, Dr. Ahmadriswan Nasution, S.Si., M.T., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya peran data yang akurat dan terpercaya sebagai dasar dalam perumusan kebijakan yang efektif dan tepat sasaran.
“Data yang valid merupakan fondasi utama dalam pengambilan keputusan. Oleh karena itu, kolaborasi antara institusi pendidikan dan lembaga statistik menjadi sangat penting dalam menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten di bidang data,” ujarnya.
Dari pihak Universitas Teknokrat Indonesia, kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan, di antaranya Wakil Rektor Bidang Kerja Sama Dr. Sampurna Dadi Riskiono, S.Kom., M.Eng., serta Wakil Rektor Dr. Ryan Randy Suryono. Keterlibatan pimpinan universitas menunjukkan keseriusan institusi dalam membangun sinergi yang berkelanjutan dengan berbagai pihak.
Dalam sesi diskusi interaktif, Dr. Sampurna Dadi Riskiono memaparkan pentingnya kolaborasi antara dunia akademik dan praktisi data dalam menciptakan inovasi digital yang adaptif dan efisien. Ia menegaskan bahwa integrasi antara teori dan praktik menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri di masa depan.
“Perguruan tinggi tidak bisa berjalan sendiri. Sinergi dengan instansi seperti BPS sangat penting untuk memastikan kurikulum yang kita susun benar-benar relevan dengan kebutuhan nyata di lapangan,” jelasnya.
Kolaborasi ini juga menjadi langkah konkret Universitas Teknokrat Indonesia dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada poin SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan kurikulum berbasis kebutuhan industri, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kerja sama lintas sektor antara dunia akademik dan lembaga pemerintah.
Selain itu, pengembangan sistem berbasis data digital yang terintegrasi turut mendorong efisiensi operasional kampus. Universitas Teknokrat Indonesia terus mengoptimalkan penerapan konsep paperless dan penggunaan teknologi digital guna mendukung terciptanya infrastruktur kampus yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Lingkungan kampus yang asri dengan ruang terbuka hijau juga menjadi nilai tambah dalam mendukung terciptanya suasana belajar yang kondusif. Hal ini memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi, sejalan dengan visi kampus dalam mencetak talenta unggul yang adaptif terhadap perubahan zaman.
Sementara itu, Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi terhadap terjalinnya kerja sama ini. Ia berharap kolaborasi dengan BPS Provinsi Lampung dapat terus dikembangkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan serta memperkuat kompetensi mahasiswa di bidang data dan teknologi.
“Kami menyambut baik kerja sama ini sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Universitas Teknokrat Indonesia. Ke depan, kami berharap kolaborasi ini dapat terus berkembang dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kompetensi mahasiswa,” ungkapnya.
Kerja sama antara Universitas Teknokrat Indonesia dan BPS Provinsi Lampung tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga membuka peluang pengembangan riset berbasis data serta peningkatan literasi statistik di kalangan mahasiswa.
Di era digital saat ini, kemampuan dalam mengolah dan menganalisis data menjadi salah satu kompetensi utama yang dibutuhkan di berbagai sektor industri. Oleh karena itu, integrasi data dalam kurikulum menjadi langkah strategis untuk mempersiapkan lulusan yang siap bersaing di dunia kerja.
Kolaborasi ini juga berpotensi mendorong terciptanya berbagai inovasi berbasis data yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan pembangunan daerah, khususnya di Provinsi Lampung.
Melalui kolaborasi ini, Universitas Teknokrat Indonesia kembali menunjukkan perannya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik, tetapi juga berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan melalui inovasi, kemitraan, dan pemanfaatan teknologi.
Langkah ini semakin memperkuat posisi Universitas Teknokrat Indonesia sebagai kampus unggul yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing global.